Veronica Tan dan Sekjen GO Indonesia: Pendidikan Karakter Sejak Dini Merangkai Kebhinnekaan.

Kilometer.co.id Jakarta Akhir-akhir ini pentingnya pendidikan karakter menjadi perbincangan hangat berbagai kalangan di tanah air. Veronica Tan pun memiliki pandangan yang sama.

Secara khusus, Veronica menyatakan bahwa pendidikan karakter sangat penting pada masa kanak-kanak dan remaja. Jakarta (19/10/2019).

“Pendidikan karakter anak dan remaja itu sangat penting karena merekalah generasi penerus yang dapat diharapkan mengubah bangsa,” kata Veronica, dalam pertemuannya dengan Dewan Pimpinan Nasional Generasi Optimis (GO) Indonesia.

Dalam rangka pendidikan karakter dan pemupukan jiwa saling menghormati dan menghargai, GO Indonesia mengapresiasi inisiasi dan ikhtiar Veronica menyelenggarakan “Operet Aku Anak Rusun” pada 16 November 2019 yang akan datang.

Sekjen GO Indonesia, Tigor Mulo Horas Sinaga menilai pementasan Operet Aku Anak Rusun adalah cara sederhana untuk menanamkan indahnya hidup dalam keberagaman atau kebinekaan dalam harmonisasi kehidupan.

“Kami melihat Bu Vero aktif dalam pendidikan karakter bagi anak dan remaja, itu sejalan dengan misi GO Indonesia. Pementasan 16 November 2019 yang akan datang kami mendorong lebih banyak orang untuk hadir dan menikmati seni operet yang dipersiapkan secara ekselen ini,” kata Horas.

Ia menambahkan, “GO Indonesia juga mendorong banyak orang kaya rela mendonasi sebagian rezekinya untuk giat sosial tumbuh kembang anak-anak Indonesia.”

Sekjen GO Indonesia menilai pementasan anak rusun adalah cara sederhana untuk menanamkam pendidikan dan semangat saling menghargai di antara anak bangsa.

“Bangsa ini sedang diserang virus rasialisme yang ujungnya berakibat pada disintegrasi bangsa. Nah pendidikan karakter dan pemupukan sikap toleran serta saling menghormati antaranak bangsa adalah obat untuk mengatasi virus itu,” kata Horas tegas

Pria multi talenta yang juga pakar intelijen dan politik itu menyatakan bahwa segenap rakyat Indonesia perlu menjaga kerukunan dan sikap saling menghargai di antara anak bangsa yang beragam suku, agama, ras, golongannya.

“Bangsa kita ini bineka. Tuhan menganugerahkan demikian. Sekarang menjadi tanggungjawab kita untuk memelihara kebinekaan ini demi terciptanya masyarakat yang harmonis dan damai,” pungkas Horas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *