Momen Natal 2021, Ketua Umum PGI Ajak Gereja Berbagi Kepada Saudara-Saudara di Papua, Semeru, dan Daerah yang Membutuhkan

Jakarta kilometer Bertempat di gedung Graha Oikumene Salemba Jakarta Pusat Jumat 24/12/21, Pdt Gomar Gultom MT.h Ketua Umum Persekutuan Gereja Gereja di Indonesia (PGI) menyampaikan pesan Natal kepada umat Kristiani termasuk bagi umat Kristiani di daerah-daerah yang sedang mengalami bencana alam.

Dalam kesempatan tersebut dengan tegas Gomar mengatakan bahwa Natal adalah peristiwa Allah yang mengosongkan dirinya dengan menjadi manusia, agar manusia ini mampu menghampiri hadirat Tuhan artinya Allah itu menanggalkan kemuliaanNya, menanggalkan segala-galanya yang begitu luar biasa. Makanya ketika kita merayakan Natal harus juga bersedia menanggalkan egoisme kita, menanggalkan kecintaan kita atas diri sendiri.

Artinya kita harus bersedia menanggalkan kebiasaan-kebiasaan kita yang belum tentu sejalan dengan semangat Natal tersebut. Misalnya hura hura pesta-pesta dan ngumpul-ngumpul rame-rame dalam situasi pandemi, harus bersedia menanggalkan itu demi menyambut Dia yang sudah mengosongkan diri, itulah catatan yang pertama.

Selanjutnya, cinta kasih Tuhan yang mendasarkan semua itulah yang semestinya menggerakan kita membangun persaudaraan. Pandemi ini adalah sebuah badai yang menghantam kita semua, banyak orang kehilangan makanan, banyak orang yang kehilangan pekerjaan, banyak orang yang tertekan, banyak orang yang frustasi banyak orang dikarantina karena penyakitnya.

“Kita semua menghadapi gelombang tersebut, Pertanyaannya apakah kita semua menjadi satu kapal disitu problemnya”, ujarnya bertanya.

Maka gunakanlah Natal ini untuk membangun persaudaraan yang artinya orang yang ditelan ombak dapat kita bantu meraih tangan mereka untuk menghadapi bersama-sama agar bisa mendarat ke dermaga.

“Jangan hanya kita yang menikmati di kapal ini merapat ke dermaga sementara banyak orang yang tidak dapat makan, kita memakai baju baru ada pohon terang dengan lampu kerlap-kerlip, bukan itu salah tetapi hendaknya mengajak mereka masuk kapal kita untuk bersama sukacita”, tandas mantan Sekretaris Umum PGI dua periode ini.

Soal penanganan pandemi Covid-19, ini sudah lebih baik dan harus diakui kinerja pemerintah sudah baik di tambah disiplin masyarakat yang sangat baik. Sehingga keadaan menjadi baik, ada memang omicron tetapi diharapkan kita tidak terlalu takut, selama kita disiplin mencuci tangan dan memakai masker.

Kalau bersentuhan orang lain segera cuci tangan dan jangan memegang mata, hidung sebelum mencuci tangan, dan dalam merayakan Natal Gomar mengajak jemaat tetap menjaga jarak dengan membatasi yang hadir kalau bisa lima puluh persen, kalaupun tidak ibadah dilaksanakan dua atau tiga kali dan yang baik diselengarakan dengan hybrid.

Selaku Ketua Umum PGI, Pdt Gomar juga mengajak umat Kristiani untuk bisa berbagi dan peduli terhadap sesama, serta mengajak gereja-gereja mengumpulkan persembahannya untuk mereka yang membutuhkan, khususnya bagi masyarakat di Papua, Semeru dan daerah lainnya. “Tuhan sudah begitu baik untuk itu mari kita mengumpulkan persembahan untuk mereka semua”, jelas Pdt Gomar.

Terakhir Gomar meminta agar umat Kristiani di Papua , Semeru, dan berbagai daerah lainnya tetap berharap kepada Tuhan dan yakinlah bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkan mereka sekalipun dimasa-masa sulit, khususnya pada momentum perayaan Natal kali ini, harapannya agar perayaan Natal dapat terselenggara dengan damai dan persaudaraan dapat terus terbangun atas dasar cinta kasih Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *