PGLII kota Bekasi Darma Bakti Kemanusiaan Donor Darah

Ketersediaan stok darah selama bulan puasa alami penurunan. Informasi ini disampaikan oleh ketua Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga Injili (PGLII) Kota Bekasi Pdt  Aris Budianto, MA pada acara Kegiatan Darma Bakti donor darah sabtu (8/5) di Rumah doa GSJA di kota Bekasi.

“Saya mendengar langsung kondisi stok darah di masa bulan puasa ini dari PMI kota Bekas” kata Pdtm Aris.

Menurut Pdt. Aris yang terkenal dengan kepandaiannya berpantun ini merupakan kesempatan bagi  anggota PGLII khususnya dan warga gereja pada umumya. Djelaskannya, bahwa kegiatan donor darah ini juga di sosialisasikan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kota Bekasi dibeberapa titik di kota Bekasi.

Kegiatan PGLII ini adalah panggilan sebagai umat Tuhan untuk berbuat nyata. “Inilah jawaban nyata bagi gereja untuk berbuat bagi kemanusiaan”cetus Pdt.Aris.

Ada hal yang mendesak untuk ketersediaan Darah. Inilah peluang gereja untuk hadir sebagai jawaban bagi kebutuhan dan berkat bagi kota dimana gereja  berada.

Ia berharap Semoga apa yang kami lakukan ini bisa menjadi motivasi bagi warga gereja lainnya. Sebab kita tidak hanya berkata-kata tapi melakukan kegiatan nyata. Darah Kristus yang mengalir dalam kita dan ada pada mereka maka pada gilirannya Tuhan bekerja dalam diri mereka untuk mengenal kasih Tuhan yang nyata dalam hidup mereka.

Aksi yang kongkrit  dari Firman Tuhan yang mengatakan bahwa biarlah kasih itu janganlah pura-pura tapi nyatakan itu dalam perbuatan dan dalam kebenaran.

Dan karena kita sebagai pengikut kristus maka kasih itu nyata. Kasih kepada Tuhan dan kasih kepada sesama. Untuk target kegiatan donor darah ini sebenarnya harapan kami banyak yang mengikuti. Semisalnya saja tiap gereja mengirimkan warganya 10 orang saja maka bisa 100 orang.

Pdt. Pantas Butarbutar selaku sekretaris PGLII kota Bekasi mengucapkan terima kasih bagi warga gereja yang mengikuti kegiatan donor darah. Selain itu di informasikannya bahwa kegiatan donor darah ini adalah program FKUB yang disampaikan di kalangan Aras Gereja di kota Bekasi.

“Sebagaimana disampaikan bahwa saat di bulan puasa seperti ini stok darah menurun, dan kami respon program ini mengingat ada kebutuhan darah untuk saudara-saudara kita yang dirumah sakit, ungkap Pdt. Pantas.

Pdt. Pantas berharap kegiatan kemanusiaan ini kedepan dapat ditingkatkan lagi sebab kegiatan donor darah ini bagian dari pelayanan kita sebagai umat Tuhan. “Bisa kita bayangkan bahwa darah yang kita berikan ini bisa “menyambung” nyawa orang lain yang membutuhkan darah” cetus Pdt. Pantas.

Pdt. Pantas mengajak seluruh warga gereja di kota Bekasi untuk berbagi dengan mendonorkan darahnya, sebab darah ini sangat dibutuhkan bagi saudara2 kita.(Mok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *