Permintaan Maaf dan Klarifikasi HMT Tour and Travel Kepada Peserta Tour Yang Gagal Berangkat

Jakarta, kilometer.co.id – Penyelenggara paket wisata religi HMT Tour and travel gagal memberangkatkan peserta peziarah rohani sesuai tanggal yang ditetapkan yakni 22 Februari 2019 lalu. Direktur Utama HMT Tour and Travel Ronny Tambayong mengklarifikasi bahwa gagalnya berangkat peserta tour asal Indonesia karena adanya ketidaksesuaian paket tour yang telah disepakati sebelumnya, secara otomatis keberangkatan menjadi tertunda.

Oleh sebab itu manajemen HMT Tour and Travel melalui rilis yang diterima menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para peserta peziarah rohani asal Indonesia lantaran tertunda masuk ke negara Israel. Penundaan keberangkatan tersebut disebabkan oleh ketidaksesuaian paket tur yang awalnya disepakati antara agen di Israel dengan HMT Tour and Travel.

Gagalnya peserta tour berangkat sesuai waktu yang dijadwalkan, menurut pimpinan HMT, Ronny Tambayong, juga sangat berdampak terhadap operasional HMT. “Kami mohon kepada member (anggota) HMT agar memberikan waktu kepada kami untuk menyelesaikan kendala-kendala yang terjadi di negara Israel dan pihak manajemen HMT akan bertanggungjawab untuk menjadwalkan keberangkatan 3 bulan ke depan. Ronny Tambayong menambahkan bahwa masalah ini sedang diselesaikan sehingga kedepan tidak ada lagi kendala dalam perjalanan rohani selanjutnya sehingga kenyamanan serta kepuasan para member terpenuhi.” jelasnya.

Disampaikan pula, bagi anggota yang telah mendaftar dan memutuskan untuk tidak berangkat lantaran adanya penundaan ini, pihak HMT akan memproses pengembalian dana (refund). “Silahkan bagi member yang mau refund untuk menghubungi manajemen HMT,” ujar Ronny seperti tertulis dalam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *