PDRIS Rayakan Natal Perdana Memberi yang Terbaik

Kilometer.co.id, Jakarta-Suasana pandemi tak lantas menghalangi Partai Demokrasi Rakyat Indonesia Sejahtera (PDRIS) untuk merayakan Natal 2020 sekaligus menyambut Tahun Baru 2021. Perayaan natal dan tahun baru PDRIS mengangkat tema Memberikan yang Terbaik diambil dari Kitab Yohanes 3:9 digelar di GPdI Ebenezer Taman Semanan, Jakarta Barat Kamis (7/1/2021).

Dengan menereapkan protokol kesehatan ketat sehingga peserta hanya dibatasi namun tak mengurangi kekitmatan perayaan natal malam itu, apalagi beberapa ketua DPW PDRIS dari daerah bisa mengikuti secara online. Kamaruddin Simanjuntak, S.H ketua umum PDRIS walau saat pandemi Covid-19, PDRIS) merayakan Natal dan Tahun Baru. Tentu tidak perlu takut dan kuatir akan virus corona. Semua ini boleh terjadi hanya pencobaan yang tidak melebihi kekuatan kita. Yang penting kita tetap memegang kokoh iman kita.

Ditegaskan Kamarudin Simanjuntak bahwa PDRIS hadir atas perkenaan dan kehendak Tuhan. Kita semua beruntung kalau boleh ada di partai yang masih baru dan gresh. PDRIS lahir di tengah masalah, sama seperti ketika Musa lahir di tengah keprihatinan penindasan bangsa Israel atau juga Yesus hadir di tengah keprihatinan dan tindakan pembunuhan anak-anak oleh Herodes. Karena itu, PDRIS lahir untuk kemajuan bangsa karena itu partai ini berpolitik dengan santun dan baik, yang berdasarkan kebenaran Alkitab. PDRIS adalah partai nasionalis religius.

Lebih jauh diingatkan pengacara senior ini, masuk PDRIS tidak sulit hanya butuh 7 syarat yaitu: hatinya baik, pikirannya benar dan positif, militan, fakta integritas, setor KTP NPWP CV, berjanji tidak memberi mahar politik tidak memeras dan tidak narkoba. Kemudian tidak melakukan perbuatan tercela di mata hukum dan terakhir harus bisa merekrut 100 anggota baru PDRIS.

“Jangan pernah takut dengan keberadaan imanmu, itu harus menjadi inspirasi kehidupan yang kita pegang kokoh. PDRIS adalah partai yang berlandaskan Alkitabiah. Seberapa yakin kita mengatakan keimanan kita maka kita  akan punya power kepada orang lain karena itu hanya sejauh doa,” tegasnya berapi-api.

Mulai malam ini semua pengurus PDRIS harus berubahlah. Mengutip candaab Cah Lontong, yang mengatakam politiisi itu terbagi tiga. Pertama politisi play back adalah politisi yang hanya bolak balik saja. Kedua politisi flesh back yaitu politisi yang hanya mengingat kebesaran masa lalu. Dan ketiga politisi cash back artinya politisi yang hanya bisa membagi-bagi uang.

“Yang terakhir ini paling banyak sekarang makanya rentan korupsi. Oleh karena itu politisi yang di PDRIS harus berbeda yaitu politisi smart, jujur, bersih dan selalu mengandalkan Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *