Menapaki Tahun yang Tuhan beri

Jakarta-Tahun 2020 sudah kita tinggalkan, dan itu tidak bisa terulang lagi. Kini jika kita masih bisa bernafas, menghirup udara tahun baru, tak lain tak bukan semua karena anugerah Tuhan.

Tentu saja dalam menapaki perjalan hidup ke depan tak seorang pun di antara kita yang mengetahui apa yang bakalan terjadi pada diri kita sendiri, dan juga orang lain. Masih ingat tidak kita akan Mama Loren yang katanya bisa meramal orang lain, tetapi tentang nasibnya sendiri tidak dia tahu.

Demikian juga Mbah Maridjan yang dikenal dengan sebutan roso-roso “Juru Kunci Gunung Merapi “, yang akhirnya sudah tidak ada lagi alias terkunci oleh yang Maha Kuasa.

Memang manusia bisa saja meramal artinya dalam meramalkan sesuatu bisa meleset bisa benar, namun harus kita ingat bahwa MANUSIA tidak bisa Memastikan.

Untuk itu di Tahun Baru 2021 yang Tuhan sudah Anugrahkan kepada kita, harus sepenuhnya hidup ini kita serahkan pada Tuhan, karena sudah pasti bahwa perjalanan hidup tidak selalu mulus ;

karena terkadang harus melalui jalan licin, terjal, berlumpur, berbatu-batu. Untuk itu jangan seorangpun dari kita berkata “tidak butuh TUHAN”, itu bisa dilihat dari sikap sehari-hari kita. Dalam menapaki perjalanan hidup ini, boleh kita menoleh sejenak ke belakang pada Tahun 2020 yang silam ; yang baik kita teruskan lalu yang tidak baik kita tinggalkan.

Untuk itu marilah kita buat Tuhan di barisan terdepan, memimpin langkah kita supaya hidup ini dapat kita jalani dengan mudah sampai akhir hayat hidup kita.

Selamat Tahun Baru Januari 2021

By : Fridris Jimson S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *