Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham Usut Tuntas Kasus Pembunuhan Sadis atas Jemaat Gereja Bala Keselamatan

Kilometer.co.id, Jakarta-Prosesi pemakaman empat korban pembunuhan yang konon dilakukan mujahidin Indonesia Timur atau kelompok OTK ini berjalan lancar disertai isak tangis dari keluarga dan sahabat dekat korban.

Keempat korban, kata Huber, adalah satu rumpun keluarga yang selama ini bermukim di wilayah transmigrasi Dusun Tokelemo, Desa Lembantongoa, Sigi Sulawesi Tengah .

Pada Jumat (27/11) sekira pukul 08.00 Wita, beberapa OTK mendatangi permukiman warga transmigrasi dan membunuh empat orang serta membakar beberapa buah rumah.

Atas kejadian yang menghenyakan kita bersama ini disikapi ketua sinode Gereja Bethel Indonesia Pdt. Dr Rubin Adi Abraham.

Rubin lebih jauh mengatakan bahwa tindakan tersebut merupakan tindakan biadab di luar kemanusiaan, seharusnya tidak boleh terjadi di negeri tercinta Indonesia. Oleh karenanya Rubin meminta dengan sangat agar pemerintah segera mengusut tuntas peristiwa ini dan menangkap para teroris dan memberikan hukuman yang setimpal sehingga tak terjadi di kemudian hari.

Demikian juga aparat harus bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat yang saat ini sedang ketakutan sehingga peristiwa ini tidak terjadi.

Hari ini lanjut Rubin yang juga pimpinan STT Kharisma Bandung ini mengatakan sebagai bentuk dukungan secara moril dan turut prihatin atas kejadian sadis itu, sehingga berbagai gereja melakukan doa untuk para keluarga para korban agar Tuhan memberikan kekuatan dan penghiburan kepada mereka.

“Kami sangat mendukung upaya pemerintah untuk mengatasi upaya kelompok yang berusaha memecah bangsa ini”, tegasnya. Dengan upaya mengatasi kelompok yang ingin memecah belah bangsa ini  sehingga Pancasila UUD45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI tetap kokoh di negara kesatuan Republik Indonesia ini.

Rubin juga berharap seluruh warga negara Indonesia apapun suku, agama nya untuk tetap bersatu dan tidak mudah terprovokasi sehingga terpancing saling menyerang satu dengan yang lain. Karena kalau sampai terpancing saling menyerang membuat tujuan kelompok-kelompok yang menghendaki disintegrasi bangsa ini diuntungkan.

Hal ini tidak boleh terjadi dan Rubin mengajak mari tetap bersatu sehati agar negara kita tetap dalam perlindungan Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *