Save the Children dan Walikota Jakarta Utara Menggelar Festival Literasi Digital Berbasis Sekolah

Jakarta, kilometer.co.id – Untuk mengedukasi dan menginspirasi publik agar menyediakan informasi layak anak dengan memahami literasi digital. Save the Children bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menyelenggarakan Festival Literasi Digital Berbasis Sekolah yang bertemakan wujudkan percontohan informasi layak anak melalui literasi digital berbasis sekolah di Jakarta Utara. “Anak-anak zaman now mendapatkan kesempatan emas untuk bertumbuh kembang dengan memanfaatkan teknologi digital,” terang Evie Woro Yulianti, Greater Jakarta Field Manager Save the Children di Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Senin (24/6).

Dijelaskan, program literasi digital berbasis sekolah memiliki 4 menggunakan 4 strategi untuk mencapai tujuan yaitu menyediakan akses yang aman bagi guru siswa dan orang tua dalam menggunakan perangkat IT di sekolah, meningkatkan kapasitas guru dalam mengimplementasikan kegiatan belajar mengajar berbasis IT, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menggunakan komputer dan internet yang aman serta meningkatkan partisipasi orang tua dan komite sekolah dalam hal pemanfaatan IT untuk mendukung pembelajaran dan perlindungan anak.

Festival kali ini dihadiri sekitar 180 orang yang terdiri dari unsur sekolah, masyarakat, pemerintah dan organisasi yang berfokus pada perlindungan anak dan literasi digital. Dalam acara tersebut juga dilakukan penyematan rompi kepada 10 anak yang terpilih sebagai Duta Literasi Digital Berbasis Sekolah di Jakarta Utara. Untuk memeriahkan Festival Literasi Digital Berbasis Sekolah, Save the Children telah mengadakan aneka perlombaan seperti pengembangan rencana pembelajaran teknologi informasi, lomba cerdas cermat dan pengembangan vlog tentang permainan tradisional.

Kemudian diadakan talkshow interaktif dengan narasumber yang berkompeten diantaranya vlogger ternama, Meizal Rossi, Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Utara, Rosnawati Syamsuddin Lologau, Wakil Ketua Indonesia Child Online Protection, Indriyatno Banyumurti dan Greater Jakarta Field Manager Save the Children, Evie Woro Yulianti. “Masuk ke dunia maya melalui jalur internet. Anak-anak harus mendapatkan bimbingan dalam penggunaan internet karena kalau tidak akan berbahaya. Sekarang ini perkembangan teknologi sangat luar biasa dan tantangannya semakin berat,” ungkap Darmawan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Jakarta Utara saat membuka Festival Literasi Digital Berbasis Sekolah.

Atas nama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, ia mengapresiasi peran dari Save the Children yang telah memberikan pendidikan dan tambahan informasi kepada anak-anak mengenai perkembangan teknologi informasi. “Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada jajaran Save the Children yang selama ini telah berkontribusi di Jakarta Utara,” tutur Darmawan. [Johan Sopaheluwakan]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *