Natal dan Temu Kangen Alumando di JW Marriott Meriah Dihadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey

Jakarta, kilometer.co.id – Perayaan Natal dan Temu Kangen Alumando (Alumni seluruh Sekolah Menengah Atas Negeri Manado) di Jakarta dengan mengangkat Tema; “Yesus Kristus Hikmat bagi Kita” diselenggarakan di Dua Mutiara Ballroom JW Marriot Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (25/01/2019). Perayaan dimulai dengan ibadah dan Temu Kangen. Lagu O Holy Night dibawakan dengan syahdu oleh Cecile Supit sebelum penyalaan lilin Natal. Turut hadir memeriahkan Temu Kangen antara lain Tabernacle Choir, Grup Masamper Nusa Utara Bersatu, Tarian Kabasaran Sanggar Bapontar dan artis-artis Alumando.

Natal dan Temu Kangen ini dihadiri tokoh-tokoh penting asal Manado antara lain Gubernur Sulawesi Utara Olly Dodokambey yang juga Ketua Umum Alumando, Irjen Ronny F. Sompie (Dirjen Imigrasi dan Ketua KKK), Jimmy Tampi (Pengusaha), Ferdy (Pendiri), Theo Sambuaga (Pembina), Nova Karouwan (Ketua Panitia) dan tokoh penting lainnya. Renungan Natal dibawakan Ketua Sinode GPIB Pdt Paulus Kariso Rumambi.

“Hikmat dan persaudaraan menjadi topik utama perayaan Natal dan Temu Kangen Alumando. Sebagai bagian integral bangsa Indonesia, keluarga besar Alumando yang sekarang keberadaannya tersebar di berbagai daerah diberikan hikmat untuk menjalankan tugasnya merawat persaudaraan, perdamaian, dan kerukunan dalam Kebhinekaan,” kata Olly sebelum hari penyelenggaraan. Seperti diketahui Keluarga Alumni SMA Manado pada awalnya dipelopori beberapa SMA saja (SMAN 1) wadah alumni yang didirikan di Jakarta pada tanggal 25 Maret 1984. Kemudian akhirnya berkembang menjadi Keluarga Alumni dan Guru Seluruh SMA Negeri di Manado (9 SMA Negeri se-Manado) yang kemudian dinamakan ALUMANDO.

Dalam pelayanan firman, Pdt Paulus Kariso Rumambi mengingatkan bahwa setiap orang mempunyai keinginan agar Tuhan bekerja sesuai dengan keinginan kita. Seperti orang Yahudi ingin ada tanda dan sementara orang Yunani ingin ada hikmat.

“Kalau ada tanda, baru Tuhan bekerja, sementara orang Yunani melihat kalau masuk akal baru Tuhan bekerja. Dua cara berpikir seperti ini dari dulu sudah ada sampai sekarang. Dua cara berpikir ini membuat Yahudi dan Yunani tidak menemukan Yesus Kristus. Tuhan hadir menurut hikmatnya” ujarnya mengingatkan mengacu Rasul Paulus dalam Kitab Korintus. Perayaan Natal dan Temu Alumni Alumando ini dihadiri sekitar lima ratus alumni Sekolah Menengah Atas Negeri  dari 9 SMA Negeri di Manado [RA]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *