Simulasi Pelatihan Penanggulan PeNa siap Jadi Gesit

Kilometer.co.id Jakarta –Pelatihan tanggap bencana yang diselengarakan PGLII, JDN, Lumbung Yusuf di bawah komando Antonius Natan berlokasi di Istana Kana, Gondangdia Jakarta Pusat, masuk hari kedua setelah kemarin dijejali dengan berbagai teori tentang penanggulangan bencana.

Endarmoko yang juga wartawan kilometer.co.d langsung dari pelatihan Peduli Bencana (PeNa), Jumat (22/11), sekaligus menjadi salah satu peserta pelatihan berujar, bahwa yang menjadi catatan penting dari pelatihan ini adalah praktek yang dilakukan oleh peserta.

Simulasi penanganan korban bencana. Peserta yang dibagi tiga kelompok lakukan TRIASE yaitu pemilahan dan pemilihan penanganan korban bencana. Penanganan ditentukan dari kondisi korban bencana. Apakah korban perlu ditangani segera dibawa ke rumah sakit dan atau masih bisa ditangani di tempat.

Ada beberapa hal yang diperhatikan dari korban bencana yakni detak Jantungnya, denyut nadi, tingkat keadaran korban apakah bisa menjawab pertanyaan sederhana dan diagnosa dari kondisi korban bencana.

Dari proses simulasi ini kemudian trainer memberikan penilaian.

Dari keseluruhan pelatihan PeNa, Trainer menekankan pada kerjasama team yang saling menopang dalam membantu korban bencana. Menarik memasuki hari kedua peserta yang berjumlah dua puluh lima tetap semangat. Sementara Antonius Natan ketika dihubungi pertelepon menegaskan agar peserta mengikuti hingga tuntas selama tiga hari. Kenapa mengingat bencana acapkali terjadi di negeri ini, untuk menghadapi hal tersebut perlu masyarakat dibekali dengan pengetahuan dan praktek menangani bencana, tutupnya.

(endharmoko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *