Di Sidang MPL, Ketum GBI Kembali Ingatkan Gereja Soal Pewartaan Injil

Jakarta, Kilometer.co.id- Ketua Umum Badan Pelaksana Harian Gereja Bethel Indonesia (BPH-GBI), Pdt. Dr. Japarlin Marbun,  mengingatkan kembali tentang pewartaan injil yang tidak boleh lepas dari panggilan gereja di masa kini. Pesan itu disampaikan Pdt. Japarlin ketika membawakan firman di sesi ibadah pada pembukaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) VI GBI, yang digelar di The Media Hotel and Towers, Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Rabu sore (21/08/2019).

“Yesus Kristus berpesan kepada para murid bahwa mereka akan alami kuasa jika Roh Kudus hadir diantara mereka, termasuk menjadi pemberita Injil yang efektif dan saksi-Nya,” ungkap Pdt. Dr. Japarlin Marbun mengutip dari Kisah Para Rasul 1:8, di kegiatan yang dihadiri oleh 125 anggota MPL BPH GBI yang datang dari dalam dan luar negeri itu.

Pendeta Japarlin kemudian menambahkan, bahwa Pewartaan Injil telah menjadi spirit yang diusung dari para pendiri GBI, berlandaskan kepada Amanat Agung Tuhan Yesus. Hal itu juga ditegaskan kembali di Mukadimah GBI.

Dalam khotbahnya Pdt. Japarlin lalu mengurai soal peranan GBI dalam membangun karakter dan mendewasakan setiap anggota jemaat agar menjadi hamba kebenaran, sehingga menjadi serupa dengan Kristus. Dalam perwujudannya, peranan yang dijalankan GBI menekankan kepada 7 poin. Yakni Penginjilan, Pengajaran, Penggembalaan, Persekutuan, Peribadahan, Pelayanan dan Penatalayanan.

Lebih jauh, dirinya juga menjelaskan tentang pentingnya digitalisasi pelayanan sebagai upaya gereja dalam memperlengkapi jemaat untuk merespon kemajuan zaman. Pdt. Japarlin kemudian mengingatkan, digitalisasi pelayanan memang akan mempermudah banyak orang dalam mengakses informasi yang berkaitan dengan kegiatan gerejawi. Namun yang ikut menjadi perhatiannya adalah, jangan sampai era digitalisasi menjadikan banyak orang merasa cukup mengakses video melalui youtube semata, lalu kemudian menomorduakan persekutuan dan doa antar sesama orang percaya di gereja.

 “Gereja kita harus sampai menjadi seperti Yesus Kristus. Visi GBI adalah menjadi seperti Yesus Kristus. Pengajaran tidak cukup soal doktrin, tetapi benar-benar menjadi seperti Yesus Kristus. Misi GBI adalah memberitakan kabar keselamatan, menjadikan orang percaya murid Kristus, melengkapi orang percaya untuk pekerjaan pelayanan bagi pembangunan Tubuh Kristus,” tegasnya.

Sesi berikutnya dilanjutkan dengan Perjamuan Kudus dan dilayani oleh Pdt. Dr. Soehandoko Wirhaspati dalam doa dan Pdt. Paul R. Widjaja menyerahkan nampan-nampan Perjamuan Kudus kepada pelayan Tuhan yang bertugas. Pembukaan secara resmi ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketum BPH GBI dan didampingi oleh pengurus BPH GBI dan Majelis Pertimbangan BPH GBI. Sementara itu diadakan pula Ladies Program, yang merupakan sesi khusus para istri anggota MPL. Persidangan sendiri  dimulai  Rabu, tanggal 21 Agustus 2019  sampai hari Jumat, 23 Agustus 2019. Ron

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *